Ads by SITTI

Friday, August 29, 2014

Kapan Pemilu Indonesia Bisa e-Voting? Ini Jawaban Ketua KPU

Jakarta - Belum lama ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menemukan alat e-Voting untuk digunakan dalam pemilu. Kapan inovasi teknologi ini bisa diterapkan di Indonesia?

"Kita tunggu aturannya," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik kepada wartawan di Restoran Kopi Deli, Jl Sunda, Menteng, Jakpus, Kamis (28/8/2014).

Wednesday, July 23, 2014

Begini Cara Kerja Sistem e-Voting Buatan BPPT

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah membuat sistem e-Voting. Dengan sistem yang dibuat ini, diyakini mampu mempermudah proses Pemilu yang selama ini memakan waktu dan biaya.

"e-Voting ini sistem yang mulai berjalan sejak pembuatan surat suara, setelah itu pemungutan suara, usai penghitungan hasil langsung dikirim. Sehingga setelah TPS tutup, maka hasil realcount sudah masuk ke data center," kata Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik BPPT, Andrari Grahitandaru dalam paparan yang disampaikan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakpus, Rabu (23/7/2014).

BPPT Yakin Sistem e-Voting Kebal Terhadap Serangan Hacker

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menemukan e-Voting yang diyakini akan mempercepat dan mempermudah proses Pemilu. Namun, kekhawatiran muncul jika sistem ini diserang oleh hacker mengingat semua sistem dijalankan menggunakan bantuan internet.

Kekhawatiran serangan Hacker itu ditampik pihak BPPT. Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik BPPT, Andrari Grahitandaru yakin sistem dan aplikasi yang telah dibuatnya kebal terhadap serangan para peretas.

Alat e-Voting BPPT Juga Sediakan Opsi Golput

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menciptakan alat e-voting yang dimaksudkan untuk mempermudah proses Pemilu. Ternyata, BPPT juga menyediakan aplikasi Golput dalam surat suara yang ditampilkan melalui layar sentuh di dalam bilik suara.

Dengan e-Voting Temuan BPPT, Memilih Presiden Tinggal Sentuh Layar

Kabar gembira datang dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Saat ini, BPPT telah menemukan alat e-Voting yang bisa digunakan dalam proses Pemilu mendatang.

Alat ‎ yang ditemukan BPPT itu wujudnya mirip dengan computer tablet. Alat ini berfungsi layaknya kertas suara.

Friday, July 18, 2014

Pakar Sarankan Pemilu Indonesia Pakai e-Voting

Jakarta: Pakar ilmu politi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Indria Samego, berpendapat Indonesia sebaiknya menggunakan sistem pemungutan suara secara e-Voting. Tujuannya, kata dia, untuk menanggulangi kecurangan pada saat rekapitulasi suara. "Setidaknya meminimalisasi," ujar Indria di Restoran Horapa, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Juli 2014.

Monday, July 7, 2014

Urgensi Pemilu Dengan e-Counting (Sebelum e-Voting)

Oyang Orlando Petruz, salah seorang Caleg DPRD Provinsi Maluku yang saat ini memimpin suara terbanyak dari caleg di partainya untuk Dapil Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) merasa sangat was-was dan ketakutan terhadapkecurangan dan sulap menyulap suara, iapun berharap pihak keamanan turut mengawal proses perhitungan suara.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...